Sistem IoT Pemantau Kelembapan dan Penyiraman Otomatis Cabai Rawit Berbasis Metode Air Mancur Via Bluettooth
Kata Kunci:
Kata Kunci: Internet of Things, Kelembapan Tanah, Penyiraman Otomatis, Cabai Rawit, Smart AgricultureAbstrak
Pengelolaan kelembapan tanah yang tidak optimal masih menjadi permasalahan utama dalam budidaya cabai rawit, khususnya pada praktik penyiraman manual yang bersifat subjektif dan kurang efisien dalam penggunaan air. Perkembangan Internet of Things (IoT) memberikan peluang penerapan sistem pertanian cerdas untuk meningkatkan presisi penyiraman tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem IoT pemantauan kelembapan tanah dan penyiraman otomatis cabai rawit berbasis metode air mancur dengan komunikasi Bluetooth. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental kuantitatif dengan pendekatan rekayasa sistem. Sistem dirancang menggunakan sensor kelembapan tanah, mikrokontroler, modul Bluetooth, dan pompa air, kemudian diuji untuk memantau perubahan kelembapan tanah serta respons penyiraman otomatis berdasarkan ambang batas yang ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau kelembapan tanah secara kontinu dan mengaktifkan penyiraman otomatis ketika kelembapan berada di bawah ambang minimum. Metode penyiraman air mancur menghasilkan distribusi air yang merata dan mampu meningkatkan kelembapan tanah dari 40% hingga mencapai kisaran optimal 60–65%. Sistem monitoring berbasis Bluetooth berjalan stabil dan memungkinkan pemantauan kondisi sistem secara real-time tanpa koneksi internet. Sistem IoT yang dikembangkan terbukti efektif dalam menjaga kelembapan tanah cabai rawit, meningkatkan efisiensi penggunaan air, serta mengurangi ketergantungan pada penyiraman manual. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan sistem berbasis jaringan yang lebih luas dan mengintegrasikan analisis kebutuhan air berdasarkan fase pertumbuhan tanaman.
Unduhan
Referensi
REFERENSI
[1] S. Nurhalimah, A. M. Yusa, and A. Fahmi, “Rancang Bangun Sistem Monitoring KelembapanTanah dengan Konsep Smart Farming untuk Budidaya Tanaman Cabai Rawit Berbasis Internet of Things (IOT),” 2023. doi: 10.57203/session.v1i02.2023.40-54.
[2] Charis Fathul Hadi, Hasyim As’ari, and Ikwanul Qiram, “Monitoring Suhu Dan Kelembapan Tanah Pada Kebun Buah Naga Berbasis Sensor DS18B20 Dan YL69,” J. Zetroem, vol. 5, no. 1, pp. 85–88, 2023, doi: 10.36526/ztr.v5i1.2715.
[3] K. Bagaskara, A. Mahmudi, and Y. Agus Pranoto, “Sistem Kontrol Dan Monitoring Pada Tanaman Bawang Merah Berbasis Iot,” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 7, no. 1, pp. 873–880, 2023, doi: 10.36040/jati.v7i1.6177.
[4] W. Ifa Susuek Anselmus Talli, J. Dedy Irawan, and F. Xaverius Ariwibisono, “Rancang Bangun Sistem Monitoring Kualitas Tanah Untuk Tanaman Cabai Berbasis Iot (Internet of Things),” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 7, no. 4, pp. 2428–2435, 2023, doi: 10.36040/jati.v7i4.7540.
[5] K. A. Bastomi, Yursida, Pandriadi, E. Mareza, T. Martadela, and F. Mutia, “Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pasang Surut Untuk Budidaya Cabai Rawit Bonita IPB di Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjung Lago, Banyuasin,” Altifani J. Int. J. Community Engagem., vol. 5, no. 1, pp. 38–50, 2024, doi: 10.32502/altifani.v5i1.331.
[6] F. P. E. Putra, U. Ubaidi, R. N. Saputra, F. M. Haris, and S. N. R. Barokah, “Application of Internet of Things Technology in Monitoring Water Quality in Fishponds,” Brill. Res. Artif. Intell., vol. 4, no. 1, pp. 356–361, 2024, doi: 10.47709/brilliance.v4i1.4231.
[7] T. Kurniawan, “SIMPATIKA: Sistem Pemantauan Kelembaban Tanah dan Suhu Pada Budidaya Mangga di Desa Sumberjaya Karawang,” Telekontran J. Ilm. Telekomun. Kendali dan Elektron. Terap., vol. 13, no. 1, pp. 47–55, 2025, doi: 10.34010/telekontran.v13i1.15563.
[8] R. Eka Budiani, J. Dedy Irawan, and D. Rudhistiar, “Sistem Monitoring Dan Penyiraman Otomatis Pada Tanaman Cabai Berbasis Internet of Things (Iot),” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 8, no. 2, pp. 1331–1338, 2024, doi: 10.36040/jati.v8i2.9149.
[9] A. Mitra, S. P. Mohanty, and E. Kougianos, “Smart Agriculture – Demystified,” IFIP Adv. Inf. Commun. Technol., vol. 683 AICT, pp. 405–411, 2024, doi: 10.1007/978-3-031-45878-1_28.
[10] Fauzan Prasetyo Eka Putra, Dian Tri Agustina, Triana Selvia Khusnul Khotimah, and Tarisha Ramadhanty, “Analisis Kinerja Jaringan 5G dalam Meningkatkan Konektivitas Internet of Things (IoT),” 2025, researchgate.net. doi: 10.55606/jitek.v5i1.5836.
[11] S. Wijaya, L. Delsi Samsumar, and M. Masjun Efendi, “Perancangan Sistem Monitoring Kelembapan Dan Penyiraman Otomatis Tanaman Jagung Berbasis Internet of Things,” J. Comput. Sci. Inf. Technol., vol. 1, no. 4, pp. 267–276, 2024, doi: 10.70248/jcsit.v1i4.1253.
[12] F. A. Khawas and S. Supatmi, “Analisis Kinerja Topologi WSN Untuk Aplikasi Kelembapan Tanah Perkebunan Kentang,” Telekontran J. Ilm. Telekomun. Kendali dan Elektron. Terap., vol. 11, no. 2, pp. 194–210, 2024, doi: 10.34010/telekontran.v11i2.8259.
[13] T. T. H. Ngoc, P. T. Khanh, and S. Pramanik, “Smart agriculture using a soil monitoring system,” Handb. Res. AI-Equipped IoT Appl. High-Tech Agric., pp. 200–220, 2023, doi: 10.4018/978-1-6684-9231-4.ch011.
[14] F. P. Eka Putra, F. Muslim, N. Hasanah, Holipah, R. Paradina, and R. Alim, “Analisis Komparasi Protokol Websocket dan MQTT Dalam Proses Push Notification,” J. Sistim Inf. dan Teknol., pp. 63–72, 2024, doi: 10.60083/jsisfotek.v5i4.325.
[15] D. P. Romadan, V. Arinal, F. M. Sarimole, and T. Tundo, “Prototipe Sistem Monitoring Kelembapan Tanah pada Tanaman Cabai Berbasis Internet of Things dengan Metode Fuzzy Logic Menggunakan NodeMCU Esp8266, Blynk dan Thingspeak,” MALCOM Indones. J. Mach. Learn. Comput. Sci., vol. 5, no. 1, pp. 130–140, 2024, doi: 10.57152/malcom.v5i1.1600.
[16] M. Riyadi, “Sistem Cerdas Untuk Monitoring Pengukuran Suhu Dan Kelembapan Tanah Pada Tanaman Cabai Berbasis Internet Of Things (IOT) Menggunakan Aplikasi Telegram,” J. Teknol. Elektro, vol. 14, no. 2, p. 105, 2023, doi: 10.22441/jte.2023.v14i2.008.
[17] M. I. Hasani and S. Wulandari, “Implementasi Internet of Things (IoT) Pada Sistem Otomatisasi Penyiraman Tanaman Berbasis Mobile,” Ilk. J. Comput. Sci. Appl. Informatics, vol. 5, no. 3, pp. 149–161, 2023, doi: 10.28926/ilkomnika.v5i3.573.
[18] F. P. E. Putra and N. Saadah, “Interaktif dan Personalisasi Peningkatan Pembelajaran IoT di Sekolah,” J. Sistim Inf. dan Teknol., vol. 5, no. 2, pp. 175–181, 2023, [Online]. Available: http://www.jsisfotek.org/index.php/JSisfotek/article/view/236%0Ahttps://www.jsisfotek.org/index.php/JSisfotek/article/download/236/166
[19] M. I. R. Stiawan and Z. A. I. Supardi, “Smart Farming - Merancang Alat Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Kelembapan Tanah Dan Waktu Menggunakan Mikrokontroler Esp32,” Inov. Fis. Indones., vol. 13, no. 3, pp. 124–132, 2024, doi: 10.26740/ifi.v13n3.p124-132.
[20] H. R. Hasan et al., “Smart agriculture assurance: IoT and blockchain for trusted sustainable produce,” 2024, Elsevier. doi: 10.1016/j.compag.2024.109184.
[21] I. V. Sari, D. R. Darmayanti, C. Widiasari, W. Indani, and M. W. Sitopu, “Sistem Otomatis Penyiraman Dan Pemupukan Tanaman Tin Menggunakan Mikrokontroler Esp32,” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 12, no. 3, 2024, doi: 10.23960/jitet.v12i3.4564.
[22] L. Aditya, S. Purwo Santosa, B. Fikri Triyanto, A. Bintang Pratama, and A. Sayyid Fadhilah, “Penerapan Alat Penyiram Otomatis Berbasis Mikrokontroler Menggunakan Energi Surya Dalam Mendukung Program Kampung Sejuta Anggrek Di Kelurahan Baru, Jakarta Timur,” J. Pengabdi. Masy. Tek., vol. 6, no. 2, pp. 98–105, 2024, doi: 10.24853/jpmt.6.2.98-105.
[23] I. A. Azam, H. Pujiharsono, and S. Indriyanto, “SISTEM IRIGASI TETES MENGGUNAKAN SENSOR KELEMBAPAN TANAH YL-69 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT),” 2023, e-journal.unwiku.ac.id. doi: 10.53810/jt.v24i1.477.
[24] M. D. Satria, I. Hadi, and S. Suroso, “Alat Penyiraman Tanaman Kangkung Otomatis Berbasis IoT Dengan Logika Fuzzy Mamdani,” J. Resist. (Rekayasa Sist. Komputer), vol. 7, no. 2, pp. 79–90, 2024, doi: 10.31598/jurnalresistor.v7i2.1635.
[25] Fauzan Prasetyo Eka Putra, Maktsuful Ghummah, Moh. Amrullah, and Rafli Hidayatullah, “Studi Kinerja Mesh Network untuk Penerapan Internet of Things (IoT) di Lingkungan Perkotaan,” 2025, researchgate.net. doi: 10.55606/jitek.v5i1.5895.
[26] F. P. E. Putra, D. A. M. Putra, A. Firdaus, and A. Hamzah, “Analisis Kecepatan Dan Kinerja Jaringan 5G (generasi ke 5) Pada Wilayah Perkotaan,” INFORMATICS Educ. Prof. J. Informatics, vol. 8, no. 1, p. 47, 2023, doi: 10.51211/itbi.v8i1.2439.
[27] M. Z. Al Anshory, Y. Z. Maulana, and F. T. Syifa, “Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kelembapan Tanah Dan Penyiram Tanaman Tomat Otomatis Menggunakan Algoritma Fuzzy,” J. Telecommun. Electron. Control Eng., vol. 7, no. 2, pp. 98–108, 2025, doi: 10.20895/jtece.v7i2.1658.
[28] A. Hanafi, A. Putri Yuniar, S. Dhiya Ananda, and P. Pramono, “Sistem Penyiraman Otomatis Tanaman Cabai Berbasis ESP32 dan Internet of Things,” Pros. Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Bisnis, pp. 467–472, 2025, doi: 10.47701/b4cwpk49.
[29] A. Zuhair, “Rancang Bangun Sistem Penyiram Tanaman Internet of Things (Iot) Menggunakan Blynk,” J. Qua Tek., vol. 14, no. 02, pp. 12–23, 2024, doi: 10.35457/quateknika.v14i02.3895.
[30] Fauzan Prasetyo Eka Putra, Debri Eko Arissandi, Achmad Rofiqi, and Moh Firman Hidayat, “Pemanfaatan Mikrotik Dalam Manajemen Bandwidth Pada Jaringan Sekolah,” 2025, researchgate.net. doi: 10.55606/jitek.v5i1.5938.
[31] T. Multazam, Syukriah, Burhanuddin, Bakhtiar, Ezwarsyah, and Zulmiardi, “Penerapan IoT dalam Sistem Deteksi Kelembapan pH Tanah pada Tanaman Jagung untuk Meningkatkan Hasil Panen,” J. Malikussaleh Mengabdi, vol. 4, no. 1, pp. 212–220, 2025, doi: 10.29103/jmm.v4i1.22634.
[32] F. Ramadhan and I. Rusmala Dewi, “Sistem Monitoring Dan Penyiraman Otomatis Tanaman Srigading (Nyctanthes Arbor-Tristis) Berbasis Iot (Internet of Things) Dengan Menggunakan Sensor Kelembapan Tanah Dan Suhu Ruang Pada Pot,” 2024. doi: 10.31949/infotech.v10i1.8093.
[33] F. E. Subagja, A. P. Supriyadi, A. R. Kurniadi, and Y. Saragih, “Pengujian Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis Iot,” Infotronik J. Teknol. Inf. dan Elektron., vol. 8, no. 2, p. 91, 2023, doi: 10.32897/infotronik.2023.8.2.3015.
[34] S. Shetty and A. B. Smitha, “Smart Agriculture Using IoT and Machine Learning,” J. Sci. Res. …, pp. 1–16, 2021, doi: 10.1007/978-981-16-6124-2_1.
[35] F. P. E. Putra, M. Irfan, M. Aziz, and R. N. Saputra, “Wireless Network Design at Pamekasan Regency Public Library,” Brill. Res. Artif. Intell., vol. 5, no. 1, pp. 144–150, 2025, doi: 10.47709/brilliance.v5i1.5876.
[36] Sukirno, H. Suhendar, and S. Nur’aini, “Pengembangan Alat Penyiraman Otomatis Smart Plant Berbasis Internet of Things,” J. Algoritm., vol. 22, no. 1, pp. 723–734, 2025, doi: 10.33364/algoritma/v.22-1.1949.
[37] M. R. Al Huda, I. Bukhori, and M. Galina, “Sistem Pengontrolan pH Serta Kelembapan Tanah pada Tanaman Bayam Menggunakan Kontrol Logika Fuzzy,” Semin. Nas. Tek. Elektro, vol. 4, no. 1, pp. 296–308, 2025, doi: 10.46962/snte.25.095.
[38] H. Ilva, R. Dwirama Putra, Abdul Alimun Karim, D. Cahya Rada, and Muhamad Zulfakar, “Implementasi Teknologi Irigasi Cerdas: Sistem Penyiraman Otomatis Menggunakan Sensor Kelembaban dan Sprayer Pada Gapoktan Desa Gunung Lengkuas,” J. Pengabdi. Meambo, vol. 4, no. 2, pp. 198–204, 2025, doi: 10.56742/jpm.v4i2.138.
[39] D. K. Nugraha, H. Setiawan, A. Pratama, and D. Karomah, “Rancang Bangun Sistem Penyiraman Air Otomatis untuk Kebun Tanaman Ruskus di Desa Karyawangi, Kabupaten Bandung Barat,” Madaniya, vol. 5, no. 2, pp. 337–347, 2024, doi: 10.53696/27214834.764.
[40] E. Tiara, I. Ruslianto, and S. Suhardi, “Sistem Pemantauan dan Kendali Kelembapan Tanah dan PH pada Tanaman Anggur Berbasis Android (Studi Kasus: Greenhouse FMIPA UNTAN),” Coding J. Komput. dan Apl., vol. 11, no. 3, p. 437, 2023, doi: 10.26418/coding.v11i03.69087.
[41] Y. T. Ting and K. Y. Chan, “Optimising performances of LoRa based IoT enabled wireless sensor network for smart agriculture,” 2024, Elsevier. doi: 10.1016/j.jafr.2024.101093.
[42] Fauzan Prasetyo Eka Putra, Mustafida Mustafida, Royhan Alfadili, and Afifatun Nahriyah, “Perancangan Jaringan Nirkabel Berbasis Mesh untuk Menunjang Aplikasi Smart City,” 2025, researchgate.net. doi: 10.55606/jitek.v5i1.5934.
[43] V. Komaria, N. El Maidah, and M. A. Furqon, “Prediksi Harga Cabai Rawit di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Metode Fuzzy Time Series Model Lee,” Komputika J. Sist. Komput., vol. 12, no. 2, pp. 37–47, 2023, doi: 10.34010/komputika.v12i2.10644.
[44] A. Ahmed, I. Parveen, S. Abdullah, I. Ahmad, N. Alturki, and L. Jamel, “Optimized Data Fusion With Scheduled Rest Periods for Enhanced Smart Agriculture via Blockchain Integration,” IEEE Access, vol. 12, pp. 15171–15193, 2024, doi: 10.1109/ACCESS.2024.3357538.
[45] Y. Bantaika, D. Nababan, and R. Risald, “Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno,” 2024. doi: 10.32672/jnkti.v7i5.8071.
[46] F. Prasetyo Eka Putra, S. Mellyana Dewi, and A. Hamzah, “Privasi dan Keamanan Penerapan IoT Dalam Kehidupan Sehari-Hari : Tantangan dan Implikasi,” J. Sistim Inf. dan Teknol., vol. 5, no. 2, pp. 26–32, 2023, [Online]. Available: https://jsisfotek.org/index.php
[47] I. R. Dewi, F. Ramadhan, and A. C. M. Dandi, “Sistem Pemantau Kelembapan Udara Dan Tanah Untuk Tanaman Hidroponik Pakcoy Di Greenhouse Berbasis Internet of Things (Iot),” J. Inform. dan Komputasi Media Bahasan, Anal. dan Apl., vol. 18, no. 1, pp. 61–68, 2024, doi: 10.56956/jiki.v18i1.357.
[48] R. Amellia and I. P. E. Wijaya, “Faktor-Faktor yang Memengaruhi Konsumen dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Cabai Rawit (Capcisum frustescens L.),” J. Sos. Ekon. Pertan., vol. 20, no. 1, pp. 65–76, 2023, doi: 10.20956/jsep.v20i1.29840.
[49] M. A. Januarisya, B. T. Rahardjo, and M. Syamsulhadi, “Keanekaragaman Hama Dan Musuh Alami Pada Budidaya Cabai Rawit Monokultur Dan Polikultur Dengan Memanfaatkan Tanaman Perangkap Baby Blue Dan Yellow Sticky Trap,” J. Hama dan Penyakit Tumbuh., vol. 11, no. 4, pp. 201–216, 2023, doi: 10.21776/ub.jurnalhpt.2023.011.4.4.
[50] A. Pramudikta, R. Agus T S, and A. Rianto, “Sistem Informasi Penyiraman Otomatis Tanaman Hias Berbasis IoT Menggunakan Platform Blynk Secara Realtime,” J. FORTECH, vol. 5, no. 2, pp. 58–62, 2024, doi: 10.56795/fortech.v5i2.5201.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Pawitra Ramadhani, Ahmad Ramadhani (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








