Model Etika Administrasi Publik Berbasis Akhlakul Karimah
Kata Kunci:
etika administrasi publik, akhlakul karimah, integritas birokrasi, reformasi pemerintahan, nilai Islam.Abstrak
ABSTRAK
Administrasi publik di era modern sering kali dihadapkan pada dilema etika akibat korupsi, nepotisme, dan penyalahgunaan wewenang yang merusak kepercayaan publik. Penelitian ini mengusulkan pendekatan etika administrasi publik berbasis nilai akhlakul karimah (moralitas mulia dalam Islam), yang menekankan prinsip-prinsip seperti kejujuran (sidq), amanah, adil, dan ihsan sebagai fondasi pengelolaan pemerintahan yang berkelanjutan. Rumusan masalah difokuskan pada bagaimana nilai-nilai akhlakul karimah dapat diintegrasikan ke dalam praktik birokrasi untuk meningkatkan integritas pegawai negeri sipil (PNS). Tujuan penelitian adalah menganalisis konsep akhlakul karimah sebagai kerangka etika alternatif dan merumuskan model implementasinya dalam kebijakan publik Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis pustaka terhadap Al-Qur'an, Hadis, dan literatur administrasi publik, dilengkapi studi kasus di instansi pemerintah daerah. Hasil menunjukkan bahwa penerapan nilai akhlakul karimah dapat mengurangi praktik koruptif hingga 30% berdasarkan data KPK, serta memperkuat akuntabilitas melalui pelatihan berbasis agama. Implikasinya, model ini relevan untuk reformasi birokrasi di negara mayoritas Muslim seperti Indonesia, dengan rekomendasi pembentukan kurikulum etika Islami di sekolah kedinasan.








