Framing Isu Korupsi Politik pada Platform TikTok dalam Perspektif Robert N. Entman
Keywords:
Framing Media; Korupsi Politik; TikTok; Robert N. Entman; Komunikasi PolitikAbstract
Korupsi politik merupakan salah satu permasalahan serius yang dapat mengancam integritas tata kelola pemerintahan di Indonesia. Seiring dengan perkembangan media sosial, platform tiktok menjadi salah satu ruang untuk penyebaran informasi dan pembingkaian isu korupsi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana isu korupsi politik dikonstruksikan dan dibingkai dalam konten tiktok menggunakan perspektif framing Robert N. Entman, yang meliputi empat elemen yaitu define problem, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation serta mengkaji kontribusi temuan tersebut terhadap pengembangan kajian komunikasi politik dan media digital, khususnya dalam memahami konstruksi realitas politik di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data sekunder berupa konten TikTok yang memuat pemberitaan berbagai kasus korupsi politik di Indonesia, mencakup kasus yang melibatkan pejabat daerah, pihak swasta hingga menteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten tiktok secara dominan mendefinisikan korupsi sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang menimbulkan kerugian negara dalam jumlah yang besar. Penyebab korupsi pada lemahnya pengawasan internal, rendahnya integritas penyelenggara negara, serta celah regulasi yang dieksploitasi oleh aktor politik dan swasta. Penilaian moral yang dibangun cenderung negatif terhadap pelaku korupsi, sedangkan solusi yang ditawarkan berfokus pada penegakan hukum oleh KPK dan Kejaksaan Agung. Kesimpulannya, platform tiktok menjadi media yang berperan dalam membentuk pemahaman publik tentang isu korupsi serta menyebarkan informasi mengenai aktor politik dan kasus korupsi di ruang digital.








